ACCOUNTANT ASSIGNMENT!

Hai, this is my accountant assignment..

Tugas akuntansi, resume bab 1 dari buku Akuntansi Kelas IX .. Yang saya buat sendiri, ya jadi lebih mudah juga kalau mempelajari ini daripada baca bukunya yang lebih berbelit-belit. Ringkasan yang saya copy-paste dari document pribadi, tidak sempat untuk di edit ulang, jadi inilah tugas akuntansi saya tanpa polesan ulang sama sekali, aku share dengan teman-teman sekalian..

RESUME AKUNTANSI BAB 1

Oleh:

Putu Ayu Dinda Paramita Selamet Putri (12/X-7)

Pengajar:

Dra. Sri Lamiyati

1.    Sejarah Awal Akuntansi


Ahmed Riahi-Belkaoui, dalam bukunya Teori Akuntansi , mengatakan:

Berbagai usaha telah dilakukan untuk mengidentifikasi  tempat dan   lahirnya system pembukuan berpasangan atau akuntansi.

Beberapa hal yang yang dihasilkan usaha tersebut sebagai berikut:

a.     Akuntansi Dalam Berbagai Peradaban

Sistem peradaban telah ada dalam berbagai peradaban sejak kurang dari 300 SM.

1.Peradaban Kaldean-Babilonia, Asiria, dan Samaria,

2.Peradaban Mesir,

3.Peradaban China terutama pada Dinasti Chao,

4.Peradaban Yunani (256 SM),

5.Peradaban Roma.

b. Peran Pedagang Italia

Pembukuan berpasangan telah dikenal oleh pedagang Italia sekitar abad ke-14.Buku pertama yang membahas pembukuan berpasangan ditulis oleh Masari (1340).

c.Peran Luca Pacioli

Pacioli adalah seorang matematikawan dan biarawan Fransiskan asal Italia. Ia dikenal sebagai Bapak Akuntansi.Ia menerbitkan bukunya yang berjudul Summa de Arithmetica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita yang mencakup 2 bab yang menggambarkan pembukuan berpasangan atau system Kontinental, berjudul  Tractatus de Computis et Scriptoris.

d.Perkembangan Akuntansi di Indonesia

Akuntansi dikenal sejak jaman penjajahan Belanda menggunakan system Kontinental (Tata Buku).Sejak tahun 1970-an mulai berkembang system Anglo Saxon (American Accounting) atau lebih dikenal dengan Akuntansi.

2.Pengertian dan Manfaat Akuntansi

Secara singkat dapat diartikan sebagai The Language of Business atau bahasa dunia usaha.Akuntansi adalah proses pencatatan,pengikhtisaran dan pelaporan informasi ekonomi perusahaan untuk dianilisis dan diinterpretasikan sebagai bahan untuk mengambil keputusan (The process that aids these decisions by (1) recording, (2) classifying, (3) summarizing, and (4) reporting business transactions and enterpreting their effects on the affairs of the business entity).Menurut AAA (American Accounting Association): Akuntansi sebagai proses yang meliputi identifikasi, pengukuran dan pengkomunikasian informasi ekonomi, yang memungkinkan penilaian dan pengambilan keputusan yang berharga oleh pengguna informasi. Menurut AICPA (American Institute of Certified Public Accountants): Akuntansi adalah suatu seni pencatatan,pengelompokkan dan pengikhtisaran ,enurut cara yang berarti dan dinyatakan dalam nilai uang,segala transaksi dan kejadian yang sedikit-dikitnya bersifat financial dan kemudial menafsirkan hasilnya.
Akuntansi dibagi menjadi 2 tipe :

1.Akuntansi Keuangan:  menyajikan informasi bagi pihak eksternal, focus informasi adalah masa lau dengan jangka waktu tertentu.

2.Akuntansi Manajemen: menyajikan informasi bagi pihak internal, focus informasi ke masa yang akan datang.

2.    Pengertian Sistem Informasi

-Didefinisikan sebagai serangkaian prosedur formal dimana data dikumpulkan kemudian diproses menjadi informasi dan didistribusikan kepada para pengguna.

-Dikenal 2 kerangka utama system informasi:

1.Sistem Informasi Akuntansi: menyediakan system informasi untuk pihak eksternal dan berorientasi pada masa silam (berdasarkan data-data yang sudah terjadi dengan bukti-bukti transaksi).Disusun sesuai  dengan standar akuntansi yang berlaku umum.

2.Sistem Informasi Manajemen: menyediakan system informasi untuk pihak internal dan berorientasi ke masa yang akan datang (mengolah data dan informasi untuk pengembangan perusahaan di masa yang akan datang).Dibuat untuk kebutuhan tertentu.

 3.    Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA): sebuah system informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan akuntansi.Diawali dengan mengelola transaksi,menyusun laporan keuangan dan disajikan bagi para pengguna informasi akuntansi.Fungsi penting dari SIA meliputi:

1.Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.

2.Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.

3.Melakukan control secara tepat terhadap aset organisasi.

4.     Pembagian Sistem Informasi Akuntansi

Dibagi menjadi 3 bagian (subsistem) dalam mengelola transaksi keuangan maupun transaksi non keuangan.Adalah sebagai berikut:

1.Sistem Pemrosesan Transaksi: mendukung dan mengelola operasi bisnis harian perusahaan (pengelolaan administrasi kas dan bank,admisnistrasi pembelian,admisnistrasi utang, admisnistrasi piutang, admisnistrasi penjualan, admisnistrasi kas kecil, dan admisnistrasi persediaan).

2.Sistem Buku Besar/Pelaporan Keuangan: bertujuan menghasilkan laporan keuangan (laporan laba ,rugi,neraca,arus kas, dan pengembalian pajak), meliputi seluruh system akuntansi, mulai dari pencatatan jurnal sampai laporan keuangan.

3.Sistem Pelaporan Manajemen: memfasilitasi dan menyediakan laporan keuangan bertujuan khusus dan informasi kepada pihak manajemen internal guna pengambilan keputusan (anggara,laporan kinerja,laporan pertanggungjawaban).

5.    Pemakai Informasi Akuntansi

1.Pihak Internal: pemakai informasi akuntansi yang bertindak sebagai pengelola perusahaan.Berkepentingan dengan informasi akuntansi untuk mengukur keberhasilan perusahaan,menentukan sikap,dan kebijakan perusahaan selanjutnya.

2.Pihak Eksternal: pemakai informasi akuntansi yang berada diluar perusahaan/organisasi (Pemilik Perusahaan, Karyawan, Pemerintah, Investor, Kreditor, Rekanan, Masyarakat).

6.    Bidang-bidang Akuntansi

1.Akuntansi Keuangan (financial accounting/general accounting): Bertugas meyusun/menghasilkan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku.

2.Akuntansi Manajemen: Bertugas mengambil keputusan dan tindak lanjut dari keputusan tersebut dan untuk mengamankan kebijakan yang diambil juga melakukan fungsi pengawasan.

3.Akuntansi Anggaran (budgeting): Bertugas menyusun perencanaan anggaran (pengalokasian dana, besarnya dana, sumber dana) dalam bidang keuangan berdasarkan informasi akuntansi yang tersedia untuk masa yang akan datang.

4. Akuntansi Biaya (cost accounting): Bertugas menghitung biaya produksi sebuah perusahaan sehingga dapat menetukan dengan tepat harga pokok produksi (biaya bahan baku,biaya tenaga kerja,biaya overhead pabrik)

5. Akuntansi Pemerintah (government accounting): Bertugas mengolah dan menyajikan informasi ekonomi pada lembag pemerintah, baik pusat maupun daerah.

6. Akuntansi Pajak (tax accounting): Bertugas menghitung besarnya pajak yang harus dibayar, pengisian SPPT sampai dengan mewakili perusahaan dengan petugas perpajakan.

7. Sistem Akuntansi (accounting system): Bertugas menciptakan langkah-langkah atau prosedur akuntansi dalam suatu perusahaan.

8. Akuntansi Pemeriksaan (auditing): Bertugas atas pemeriksaan laporan keuangan secara cermat tentang kewajaran laporan keuangan yang didasari oleh objektifitas dan independensi.

 1.Pengertian Profesi Akuntan

Menurut International Federation of Accountants , profesi akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi , termasuk bidang pekerjaan akuntan public, akuntan internal yang bekerja pada perusahaan industry, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik.Dalam arti sempit, profesi akuntan adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan sebagai akuntan public, yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi, pajak, dan konsultan manajemen.Pada umumnya dapat dikelompokkan menjadi Akuntan Publik (memberikan jasanya untuk melayani masyarakat,untuk itu menerima imbalan jasa atas pekerjaannya), dan Akuntan Internal (bekerja pada perusahaan tertentu dan hanya bekerja untuk kepentingan perusahaan.

2. Bidang-bidang Profesi Akuntan

    1.Akuntan Pendidik: Akuntan yang mengabdikan diri dalam bidang pendidikan    (pengajar akuntansi, penyusun kurikulum akuntansi, dan penyusun buku-buku akuntansi).

2.Akuntan Internal: Bekerja pada perusahaan tertentu dan berstatus sebagai pegawai atau karyawan perusahaan tersebut dengan tugas; menyusun system akuntansi,menyusun laporan keuangan,melaksanakan kegiatan akuntansi,menyusun anggaran perusahaan,menangani perpajakan, dan melakukan pemeriksaan.

3.Akuntan Pemerintah: Akuntan internal yang bekerja/berstatus sebagai pegawai pada lembaga Negara tertentu (BPK, BPKP, departemen keuangan).

4.Akuntan Publik: Akuntan yang melakukan pemeriksaan secara independen yang memberikan jasanya atas imbalan tertentu, bekerja dengan izin dari departemen keuangan.Tugasnya: memeriksa laporan keuangan secara independen, menyusun system akuntansi, menyediakan jasa akuntansi manajemen, mengelola jasa perpajakan, melakukan studi kelayakan.

3. Etika Profesi Akuntan

Kode Etik Profesi Akuntan Publik (KEPAP) adalah aturan etika yang harus diterapkan oleh anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) (sebelumnya Ikatan Akuntan Indonesia – Kompartemen Akuntan public atau IAI-KAP) dan staf professional (baik yang anggota IAPI maupun yang bukan anggota IAPI) yang bekerja pada satu Kantor Akuntan Publik (KAP).

Selanjutnya, dalam perkembangannya IAPI telah menetapkan dan menerbitkan Kode Etik Profesi Akuntan Publik, yang berlaku efektif tanggal 1 Januari 2010. Untuk Standar Profesional Akuntan Publik, Dewan Standar Profesi sedang dalam proses mengadopsinya dari International Standar on Auditing  yang direncanakan akan selesai tahun 2010 dan berlaku efektif 2011. KEPAP yang baru saja diterbitkan oleh IAPI menyebutkan 5 prinsip dasar etika profesi yaitu: Prinsip Integritas, Prinsip Objektivitas, Prinsip Kompetensi serta Sikap Kecermatan dan Kehati-hatian Profesional, Prinsip Kerahasiasaan, Prinsip Perilaku Profesional.

4. Lembaga Profesi Akuntan di Indonesia

1.Ikatan Akuntan Indonesia (IAI): Merupakan organisasi profesi yang mewadahi akuntan di Indonesia.IAI aktif dalam keanggotaan International Federation of Accountants (IFAC) sejak tahun 1997, juga menjadi pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA).Keaktifan IAI di AFA pada periode 2006-2007 semakin penting dengan terpilihnya IAI menjadi presiden dan Sekjen AFA.Selain kerjasama bersifat multilateral, kerjasama bilateral juga dijalin oleh IAI diantaranya dengan Malaysian Institute of Accountants (MIA) dan Certified Public Accountants (CPA).

2.Intstitut Akuntan Publik Indonesia (IAPI): Organisai profesi akuntan yang mewadahi akuntan di seluruh Indonesia yang bekerja sebagai akuntan public.Selain lembaga profesi di Indonesia, terdapat juga organisasi akuntansi di luar negeri baik yang bertaraf internasional maupun nasional. Lembaga Profesi Akuntan :

           Amerika Serikat a.American Institute of Certified Public Accountantsb.Financial Accounting Standards Boardc.Federal Accounting Standards Advisory Board

d.Securities and Exchange Commissions

                    Inggris a.Institute of Chartered Accountants in England & Wales (ICAEW)b.Institute of Chartered Accountants of Scoutland (ICAS)c.Association of Chartered Certified Accountants (ACCA)

d.Chartered Institute of Public Finance Accountants (CIPFA)

e.Chartered institu of Public Finance Accountants (CIPFA)

f.Association of International Accountants (AIA), a UK Registered Auditor is being consulted

for standart setting.

g.Association of Accounting Technicians (AAT)

           Republik Irlandia  Institute of Chartered Accountants in Ireland
              Kanada  Accounting Standards Board “AcSB”
           Internasional International Accounting Standards Board

Inilah dia ,Guys. Semoga bisa jadi bahan pelajaran untuk kalian semua. Iseng-iseng posting tugas untuk menuhin blog..
See you on next time! 😀

Dinda Paramita Ayu 🙂

Iklan